Home > IndoNews, Pemerintah RI, Politik > Nasib Ketua “Cicak” KPK

Nasib Ketua “Cicak” KPK

November 4th, 2009

24839 Nasib Ketua Cicak KPK

Mahasiswa Mogok Makan

Puluhan mahasiswa masih bertahan melakukan aksi mogok makan di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (4/11). Aksi mogok makan yang telah berlangsung sejak Senin (2/11) lalu ini, menuntut agar dua pimpinan KPK (non aktif) dibebaskan dari segala tuntutan.

“Aksi mogok makan ini masih tetap berlangsung sampai dua pimpinan KPK benar-benar dibebaskan. Kalau sebulan ya sebulan. Pokoknya sampai benar-benar dibebaskan,” ujar anggota mahasiswa yang melakukan aksi mogok makan, Hengki, di depan gedung KPK.

Nasib Antasari

Antasari Azhar siap memberikan kesaksian untuk kasus yang menimpa Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Lewat pengacara, Ari Yusuf Amir, Antasari membantah telah memerintahkan Ari Muladi untuk menyerahkan sejumlah uang kepada Chandra.

“Pak Antasari akan memberikan kesaksian supaya terungkap bahwa itu rekayasa,” kata Ari saaat dihubungi, Rabu (4/11). “Semuanya akal-akalan Anggodo.”

Dalam rekaman percakapan yang diputar di Mahkamah Kosntitusi kemarin, Anggodo berkata kepada lawan bicaranya bahwa penyerahan uang kepada Chandra merupakan perintah Antasari. Pernyataan itu bahkan ditegaskan Anggodo dalam wawancara di sebuat stasiun televisi swasta.

Soal Susno

TPF alias Tim 8 sudah meminta Kapolri Bambang Hendarso Danuri (BHD) untuk menonaktifkan Komjen Susno Duadji. BHD pun segera mengumumkan keputusannya soal pria yang menjabat Kabareskrim Mabes Polri itu.

“Hari ini kemungkinan akan ada pengumuman dari Kapolri terkait Susno Duadji,” kata Sekretaris Tim 8 Denny Indrayana di kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (4/11/2009)

“Untuk Susno, kita bicara abuse of power yang dilakukan Truno 3, kita minta secara khusus paling tidak secara immediate Susno tidak layak duduk sebagai Kabareskrim,” kata Todung.

  • Share/Save/Bookmark

nate IndoNews, Pemerintah RI, Politik , , , , , , , ,


Your Ad Here

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.